RLI, Cikarang – Kabel listrik seperti “jantung” pada sistem listrik, kekuatannya sangat bergantung pada bahan penghantarnya. Bahan konduktor seperti tembaga ideal untuk mengalirkan arus dengan efisien. Kabel berkualitas tinggi biasanya terbuat dari tembaga murni yang memiliki resistansi sangat rendah. Hal ini membuat arus listrik mengalir mulus, mengurangi energi terbuang dan menjaga sistem tetap efisien. Dengan kata lain, semakin murni konduktor tembaga-nya, semakin optimal kinerja kabel, tanpa hambatan berarti dalam penghantaran energi.

Keunggulan Tembaga Murni sebagai Konduktor

Berikut beberapa keunggulan utama konduktor tembaga murni dalam kabel listrik:

  • Hambatan Listrik Sangat Rendah: Tembaga murni memiliki hambatan yang relatif minim, sehingga arus yang masuk ke kabel sama besarnya dengan arus yang keluar. Dengan hambatan rendah, lampu atau peralatan listrik dapat bekerja sesuai spesifikasi tanpa terganggu fluktuasi arus.

  • Tahan Panas: Kabel dengan konduktor tembaga mampu menahan suhu tinggi dengan baik. Tembaga murni cepat melepas panas, sehingga tidak mudah rusak atau terputus saat beban listrik besar melewati kabel. Sifat ini membuat kabel tetap aman digunakan walaupun dipasang pada lingkungan bersuhu tinggi.

  • Tahan Korosi: Keunggulan lain tembaga murni adalah ketahanannya terhadap korosi. Tembaga tidak mudah berkarat sehingga kualitas penghantaran arus terjaga dalam jangka panjang. Kabel tembaga yang tidak teroksidasi memberikan keawetan yang lebih baik, sehingga instalasi listrik lebih lama tanpa perlu sering diganti.

Kabel Jembo: Produsen Kabel Berkualitas

Sebagai produsen terpercaya, PT Jembo Cable Company Tbk. selalu menekankan kualitas produk di setiap lini produksinya. Mereka memiliki berbagai jenis kabel, dari tegangan rendah hingga menengah, termasuk kabel serat optik dan kabel instrument. Semuanya dirancang untuk aplikasi berbeda seperti bangunan, industri, hingga tambang.

PT Rumah Listrik Indonesia (RLI) bisa menjadi tempat yang tepat untuk anda membeli Kabel Jembo, karena RLI menyediakan koleksi lengkap berbagai kabel Jembo. Dengan membeli di RLI, pelanggan mendapatkan jaminan kemudahan dan keamanan transaksi dari penjual yang tepercaya. 

Oleh karena itu, ketika memutuskan kabel listrik yang tepat, pertimbangkanlah kualitas konduktornya misalnya tembaga murni Jembo dan pesan dari mitra resmi seperti RLI untuk memastikan mendapat produk original berstandar tinggi. Dengan demikian, instalasi listrik Anda lebih aman, awet, dan hemat energi.

 

RLI, Cikarang – Dalam kabel listrik, lapisan isolasi memegang peranan penting untuk menjamin fungsi penghantaran arus listrik yang aman dan andal. Isolasi berfungsi sebagai pelindung konduktor, mencegah kebocoran arus, dan menjaga integritas penghantaran listrik. Karena berbagai kondisi di mana kabel dipakai, dari lingkungan rumah biasa hingga industri berat, dari suhu normal hingga suhu ekstrem, bahan isolasi dibuat bervariasi agar sesuai dengan kebutuhan spesifik. Berikut beberapa bahan isolasi umum dan karakteristiknya:

PVC (Polyvinyl Chloride)

Isolasi PVC adalah salah satu bahan paling banyak digunakan karena biaya produksi yang relatif rendah, kemudahan pemrosesan, dan sifatnya yang ringan. Kabel dengan isolasi PVC cenderung memiliki performa listrik yang stabil, tahan terhadap korosi dan kelembapan, serta cocok untuk penggunaan pada instalasi bertegangan rendah.

Namun, PVC memiliki batas suhu operasional. Kabel PVC umumnya dirancang untuk bekerja maksimal pada suhu tertentu (sekitar 70 °C), dan dalam kondisi beban tinggi atau arus lebih besar isolasi ini bisa mencapai suhu lebih tinggi dalam jangka pendek. Kekurangan lainnya: pada suhu rendah, PVC bisa menjadi keras dan rapuh, sehingga kurang ideal untuk lingkungan yang kerap mengalami suhu ekstrem di bawah nol. Selain itu, saat terbakar, PVC dapat menghasilkan asap dan gas berbahaya, yang menjadi faktor pertimbangan penting dalam penggunaannya, terutama di area tertutup atau di mana ventilasi kurang memadai.

Karenanya, isolasi PVC paling cocok untuk instalasi dalam ruangan, instalasi beban ringan sampai sedang, dan area dengan kondisi lingkungan relatif stabil.

XLPE (Cross-Linked Polyethylene)

Untuk kebutuhan yang lebih tinggi misalnya daya besar, kondisi panas, ketahanan terhadap kelembapan atau lingkungan keras, bahan isolasi seperti XLPE menjadi pilihan populer. XLPE dibuat dengan mengikat silang molekul polietilena, menghasilkan struktur isolasi yang lebih stabil, tahan terhadap suhu tinggi, dan memiliki daya isolasi (dielectric strength) yang baik.

Salah satu keunggulan XLPE adalah kemampuannya bekerja pada suhu lebih tinggi dibanding PVC, dan mampu menangani kondisi arus tinggi atau beban berat. Isolasi ini juga lebih tahan terhadap kelembapan, serta tidak mudah mengeras atau menjadi rapuh. Dalam kondisi tertentu, kabel dengan isolasi XLPE bisa memiliki umur yang panjang, dan cocok untuk instalasi daya, industri, atau tempat dengan beban listrik tinggi.

Namun demikian, karena isolasi yang lebih “mahal” dan proses produksinya lebih kompleks, kabel dengan bahan XLPE biasanya lebih mahal daripada PVC. Tapi bagi proyek yang membutuhkan keandalan jangka panjang dan keamanan, investasi pada kabel berisolasi XLPE sering kali lebih menguntungkan.

Menyesuaikan Isolasi dengan Lingkungan dan Kebutuhan

Pemilihan jenis isolasi kabel tidak bisa dilakukan sembarangan, harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan, beban listrik, dan tujuan instalasi. Misalnya:

Untuk instalasi rumah tangga, penerangan, atau jalur listrik dengan beban moderat di lingkungan stabil → isolasi PVC sudah mencukupi.

Untuk instalasi industri, panel listrik besar, jaringan distribusi daya, atau instalasi dengan arus besar → isolasi XLPE lebih cocok karena tahan panas dan lebih stabil.

Dengan kata lain, “satu jenis kabel cocok untuk semua” tidak berlaku dalam kelistrikan. Pemahaman terhadap karakteristik isolasi sangat penting agar sistem listrik tidak hanya berfungsi dengan baik di awal, tetapi juga tahan lama dan aman dalam jangka panjang.

RLI, Cikarang – Dalam instalasi listrik rumah atau bangunan, kabel memiliki peran penting sebagai jalur penghantar arus. Namun, di balik fungsi utamanya, kabel juga bisa menjadi sumber risiko jika instalasinya tidak tepat atau kondisi kabel telah rusak. Salah satu risiko yang sering dianggap sepele tetapi dapat sangat berbahaya adalah tersetrum listrik.

Kenapa Bisa Tersetrum?

Tersetrum terjadi ketika tubuh manusia menjadi bagian dari jalur arus listrik. Tubuh kita merupakan penghantar yang cukup baik, sehingga ketika kulit menyentuh kabel yang terkelupas atau perangkat listrik yang mengalami bocor arus dan menyebabkan tubuh tersetrum. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal:

Isolasi kabel yang retak atau terkelupas akibat usia, gigitan tikus, gesekan, atau kualitas isolasi yang buruk.

Sambungan kabel yang tidak rapat atau hanya dililit tanpa konektor, sehingga arus mudah “bocor” ke luar.

Instalasi yang tidak sesuai standar, misalnya kabel tidak dilindungi pipa, terjepit pintu, atau berada di area lembap.

Penggunaan kabel yang tidak sesuai kapasitas, sehingga kabel cepat panas dan isolasinya melemah.

Ketika kondisi-kondisi ini terjadi tubuh manusia menjadi lebih mudah menghantarkan listrik. Arus akan mencari jalur dengan hambatan paling rendah, dan sayangnya, tubuh manusia bisa menjadi jalur tersebut. Akibatnya, risiko sengatan listrik meningkat, mulai dari rasa kesetrum ringan hingga cedera serius, tergantung besar kecilnya arus yang mengalir.

Dampak Tersetrum Listrik pada Tubuh

Tersetrum bukanlah hal sepele. Dampaknya bisa berbeda-beda, tergantung besar arus, lama paparan, dan kondisi tubuh. Beberapa efek yang dapat muncul antara lain:

Rasa kaget atau nyeri ringan pada arus rendah.

Otot Kejang jika arus cukup besar.

Luka bakar pada titik masuk dan keluar arus.

Gangguan denyut jantung, termasuk risiko fibrilasi yang bisa berakibat fatal.

Kerusakan organ dalam, terutama jika arus masuk melalui dada dan mengganggu fungsi jantung atau paru.

Itu sebabnya banyak kasus tersetrum yang awalnya terlihat ringan, tetapi ternyata menimbulkan efek lanjutan yang lebih berbahaya.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Keselamatan listrik sebenarnya bisa dijaga dengan langkah-langkah sederhana, terutama dalam hal pemilihan kabel dan instalasinya:

Gunakan kabel yang sesuai standar dan punya insulasi yang kuat, tidak tipis, dan tahan panas.

Perhatikan ukuran kabel (luas penampang) sesuai kebutuhan daya perangkat. Kabel yang terlalu kecil akan cepat panas dan berisiko rusak.

Pastikan instalasi sesuai SOP, termasuk penggunaan pipa listrik (conduit), MCB, dan grounding.

Hindari area lembap, terutama untuk sambungan kabel atau colokan.

Cek kondisi kabel secara berkala, terutama kabel yang sering tertekuk atau berada di area berdebu dan tersembunyi.

Ganti kabel yang mulai getas atau menguning, karena itu merupakan tanda isolasinya melemah.

Kabel mungkin terlihat sederhana, tetapi efek dari kerusakannya bisa sangat besar, termasuk risiko tersetrum yang dapat membahayakan keselamatan. Memahami cara kerja kabel, penyebab kebocoran arus, dan langkah pencegahan menjadi kunci untuk menjaga rumah maupun tempat kerja tetap aman. Instalasi listrik yang rapi, terukur, dan menggunakan material berkualitas bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan jangka panjang.

Karena itu, pemilihan kabel dari merek yang teruji dan diproduksi sesuai standar, seperti Kabel Jembo, dapat membantu meminimalkan risiko dan memastikan instalasi tetap stabil dalam jangka panjang. Untuk kebutuhan proyek, bangunan, maupun pergantian kabel di rumah, pastikan selalu menggunakan kabel dari mitra resmi PT Rumah Listrik Indonesia, agar spesifikasi dan kualitasnya terjamin.

 

RLI, Cikarang – Kabel berpelindung atau armoured cable seperti AWA (Aluminium Wire Armoured) dan SWA (Steel Wire Armoured) dirancang untuk memberikan lapisan perlindungan ekstra pada instalasi listrik. Dengan kemampuan menahan benturan, tekanan, gigitan hewan, serta berbagai kondisi lingkungan ekstrem, kabel ini menjadi pilihan utama untuk sistem listrik yang membutuhkan keamanan mekanis tinggi. Kabel armoured di Indonesia umumnya mengikuti standar nasional seperti SNI, SPLN, dan standar ketahanan api IEC 60332-1, yang digunakan luas di industri listrik Indonesia untuk memastikan keamanan instalasi.

Aplikasi Kabel AWA atau SWA

Kabel armoured sering disebut kabel baja berpelindung (SWA) atau aluminium berpelindung (AWA). Penggunaannya sangat luas, terutama pada area yang membutuhkan ketahanan terhadap kerusakan fisik.

1. Industri konstruksi

Kabel armoured banyak dipakai untuk distribusi daya pada bangunan industri maupun komersial. Perlindungannya yang kuat memastikan suplai energi tetap stabil dan aman dari risiko kerusakan. Instalasi pencahayaan luar ruangan dan lampu jalan juga mengandalkan kabel jenis ini karena tahan cuaca, tahan hewan pengerat, serta mampu menghadapi potensi perusakan (vandalism).

2. Area berbahaya

Di fasilitas seperti pabrik kimia atau kilang minyak, risiko ledakan atau kebakaran sangat tinggi. Kabel armoured memberikan perlindungan tambahan untuk mengurangi potensi kegagalan sistem listrik.

3. Instalasi bawah tanah

Lingkungan bawah tanah seperti terowongan, subway, dan jalur kabel bawah tanah membutuhkan ketahanan mekanis yang kuat. Kabel AWA atau SWA mampu menghadapi tekanan tanah, kelembapan, dan risiko gesekan selama pemasangan.

4. Industri pertambangan

Kondisi tambang yang berat menuntut kabel dengan daya tahan mekanis tinggi. Kabel armoured menjadi solusi ideal untuk memastikan sistem listrik tetap berfungsi.

5. Aplikasi kelautan (marine)

Lingkungan laut memiliki tantangan khusus seperti korosi akibat air asin dan cuaca ekstrem. Kabel armoured mampu menghadapi kondisi tersebut, sehingga sering digunakan di galangan kapal, pelabuhan, dan instalasi lepas pantai.

6. Berbagai industri lainnya

Mulai dari pabrik manufaktur, area pertanian, hingga pusat transportasi, kabel AWA atau SWA digunakan di berbagai sektor yang membutuhkan durabilitas tinggi dan perlindungan maksimal.

Keunggulan Kabel Armoured

Kabel armoured memiliki dua keunggulan utama yang membedakannya dari kabel tanpa pelindung:

1. Perlindungan mekanis yang sangat baik

Lapisan aluminium atau baja memberikan ketahanan terhadap, benturan, tekanan atau crushing, penetrasi benda tajam, tarikan saat pemasangan (pulling load). Ini menjadikan kabel AWA/SWA ideal untuk area konstruksi, pabrik, dan instalasi luar ruangan.

2. Tahan lingkungan ekstrem

Armor melindungi kabel dari, kelembapan, debu dan kotoran, suhu ekstrem, serta gigitan tikus atau hama lainnya. Hal ini memastikan performa kabel tetap stabil meskipun berada di lingkungan yang berat.

Untuk kebutuhan instalasi listrik yang memerlukan perlindungan mekanis tinggi, pemilihan kabel armoured yang tepat sangatlah penting. Di Indonesia, Kabel Jembo menjadi salah satu pilihan yang terpercaya karena diproduksi sesuai standar SNI, SPLN, dan IEC 60332-1, serta telah terbukti digunakan dalam berbagai proyek industri, komersial, hingga infrastruktur besar.

Jika kamu membutuhkan kabel armoured untuk proyek gedung, pabrik, jalan, pertambangan, atau instalasi bawah tanah, gunakan produk resmi Kabel Jembo dari mitra resmi, PT Rumah Listrik Indonesia yang terpercaya dengan pelayanan terbaik.

 

RLI, Cikarang – Kabel low voltage banyak digunakan pada instalasi rumah tinggal, bangunan komersial, fasilitas pendidikan, hingga area industri ringan. Meskipun umum dipakai, tidak banyak yang mengetahui bahwa beberapa jenis kabel low voltage memiliki perlindungan khusus yang dirancang untuk kondisi tertentu. Salah satunya adalah kabel NYFGbY yang memiliki lapisan armor baja galvanis. Kabel ini memberikan perlindungan tinggi terhadap risiko mekanis dan lingkungan berat sehingga sangat dibutuhkan pada instalasi tanam tanah, area luar ruangan, dan lokasi dengan potensi tekanan fisik. Artikel ini membahas karakteristik dan fungsi kabel NYFGbY serta alasan mengapa jenis ini menjadi pilihan penting pada berbagai proyek konstruksi modern.

Struktur dan Fungsi Armor Baja pada Kabel NYFGbY

Kabel NYFGbY memiliki struktur yang terdiri dari konduktor tembaga, lapisan isolasi PVC, pelindung mekanis berupa baja galvanis, serta selubung luar yang kuat. Armor baja galvanis adalah komponen yang paling membedakan kabel ini dari jenis low voltage lainnya. Lapisan ini bekerja sebagai pelindung fisik yang mampu menahan tekanan tanah, benda tajam, abrasi, hingga gesekan selama proses pemasangan. Struktur ini membuat kabel mampu mempertahankan performanya meskipun ditempatkan pada area yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kerusakan mekanis.

Kemampuan armor dalam melindungi kabel tidak hanya terbatas pada tekanan fisik. Armor baja galvanis juga memberikan perlindungan terhadap gigitan hewan, terutama tikus yang sering menjadi penyebab kerusakan kabel pada instalasi bawah tanah maupun area outdoor. Pada lingkungan tertentu, risiko gangguan hewan bisa menimbulkan kerusakan serius yang menyebabkan arus bocor, korsleting, atau gangguan sistem kelistrikan. Kabel NYFGbY memberikan ketahanan yang jauh lebih baik karena armornya mampu menghalangi Peresapan dari luar sehingga konduktor tetap aman selama masa pakai.

Penggunaan dan Pemilihan Kabel NYFGbY

Kabel NYFGbY banyak digunakan dalam instalasi tanam tanah, jalur outdoor, proyek industri, fasilitas umum, serta area yang memiliki kondisi lingkungan ekstrem. Pada area tanam tanah, kabel harus mampu menahan tekanan tanah yang tidak stabil, kelembapan, potensi banjir, serta gesekan dari batu atau material keras lainnya. Dengan adanya armor baja, kabel NYFGbY mampu bertahan tanpa perlu tambahan perlindungan fisik yang rumit. Pemilihannya juga memungkinkan instalasi dilakukan dengan lebih aman karena risiko kerusakan selama penarikan menjadi lebih kecil.

Dalam memilih kabel NYFGbY, penting untuk memastikan ukuran konduktor sesuai dengan kapasitas beban listrik. Meski kabel memiliki perlindungan mekanis tinggi, kemampuan hantar arus tetap mengikuti standar luas penampang tembaga yang digunakan. Pemilihan ukuran yang tepat akan membantu menjaga efisiensi sistem listrik serta mencegah panas berlebih pada kabel.

Memilih kabel yang tepat bukan hanya soal spesifikasi, tetapi juga memastikan produk yang digunakan benar-benar berkualitas. Karena itu, pastikan pembelian dilakukan di sumber yang tepercaya. Untuk kebutuhan kabel NYFGbY yang original dan sesuai standar pabrik, anda dapat memesan Kabel Jembo dari mitra resmi PT Rumah Listrik Indonesia, sehingga setiap pekerjaan instalasi tetap berjalan aman dan sesuai standar.